Dari pendaftaran sampai kasir, satu alur — tanpa kertas, tanpa pindah aplikasi.

RekamMedis.web.id adalah sistem rekam medis elektronik untuk klinik: pasien terdaftar sekali, lalu datanya mengalir ke antrian poli, pemeriksaan SOAP, resep, farmasi, laboratorium, radiologi, dan pembayaran. Setiap langkah tercatat siapa yang mengerjakan dan kapan.

11 modulsaling terhubung
5 poliumum s.d. gigi & mulut
SOAP + ICDformat pencatatan klinis

ilustrasi antarmuka — nama pasien pada contoh di atas adalah data fiktif

Satu kunjungan, lima tahap, nol pencatatan ulang.

Di klinik yang masih memakai kertas, data pasien yang sama ditulis ulang di loket, di ruang periksa, di apotek, dan di kasir. Di sini data ditulis sekali di tahap pertama, lalu dibaca oleh semua tahap berikutnya. Klik tiap tahap untuk melihat apa yang terjadi di dalamnya.

Sebelas modul, masing-masing mengerjakan satu pekerjaan dengan tuntas.

Bukan daftar fitur untuk brosur — setiap modul di bawah ini adalah modul yang benar-benar berjalan di aplikasi saat ini, dengan fungsi persis seperti yang tertulis. Pilih modul untuk melihat cara kerjanya.

Setiap perubahan pada data pasien meninggalkan jejak.

Rekam medis adalah dokumen hukum. Karena itu pertanyaan "siapa mengubah apa, dan kapan" harus bisa dijawab dari sistem — bukan dari ingatan petugas.

Jejak Audit Aktivitas● TEREKAM
Antrian

Memanggil antrian A-014 — Sari Wulandari ke Poli Umum

Rekam Medis

Simpan final pemeriksaan SOAP RM-00412 oleh dokter pemeriksa

Resep

Pembuatan resep untuk RM-00412 dengan 3 item obat

Farmasi

Penyesuaian stok obat — stok keluar 1 strip untuk resep RM-00412

Kasir

Pembayaran tagihan INV-2026-0117 sebesar Rp185.000

Kasir

Status invoice INV-2026-0117 diubah menjadi Lunas

Hak akses mengikuti peran

Petugas pendaftaran, dokter, apoteker, petugas lab, dan kasir masuk dengan peran berbeda dan melihat menu sesuai tugasnya. Peran dicatat pada setiap aktivitas, sehingga jejak audit selalu menyebut pelakunya.

Draft tidak mengunci dokter

Pemeriksaan bisa disimpan sebagai draft lalu difinalkan setelah hasil penunjang keluar. Status draft dan final dibedakan tegas — yang dibaca kasir dan farmasi hanya data yang sudah final.

Backup yang bisa diunduh kapan saja

Seluruh basis data dapat diunduh sebagai file backup dari menu Pengaturan. Klinik tidak dikunci ke dalam sistem — data pasien adalah milik faskes, dan bisa dibawa keluar.

Peringatan alergi sebelum obat diserahkan

Saat dokter meresepkan obat yang pernah tercatat sebagai alergi pasien, sistem menampilkan peringatan sebelum resep diteruskan ke farmasi. Satu peringatan ini mencegah kejadian yang tidak bisa ditarik kembali.

Apa yang sudah berjalan, dan apa yang belum. Tertulis apa adanya.

Sistem rekam medis menyangkut keselamatan pasien dan kewajiban hukum faskes, jadi halaman ini tidak menjual integrasi yang belum ada. Daftar kanan adalah pekerjaan yang sedang disiapkan — dan akan dipindah ke daftar kiri hanya setelah benar-benar terhubung dan teruji.

Sudah berjalan di aplikasi

  • 11 modul klinis & operasional dalam satu aplikasi
  • Pencatatan SOAP dengan diagnosis berkode ICD
  • Jejak audit & notifikasi antar-peran
  • Surat keterangan sakit, sehat, dan rujukan siap cetak
  • Backup basis data dalam format JSON

Sedang disiapkan

  • Integrasi SATUSEHAT Kemenkes (pertukaran data FHIR)
  • Penyimpanan server terenkripsi & backup otomatis
  • Tanda tangan elektronik untuk finalisasi rekam medis
  • Klaim & penagihan BPJS terstruktur
  • Pengingat jadwal kontrol via WhatsApp

Kerangka pencatatannya sendiri disusun mengikuti struktur rekam medis dalam Permenkes No. 24 Tahun 2022 — identitas, anamnesis, pemeriksaan fisik dan penunjang, diagnosis, rencana penatalaksanaan, dan terapi tercatat sebagai data terstruktur, bukan teks bebas. Perlindungan data pasien mengikuti prinsip UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, di mana data kesehatan termasuk data pribadi bersifat spesifik.

Pertanyaan yang biasanya diajukan klinik.

Apakah format pencatatannya mengikuti Permenkes No. 24 Tahun 2022?

Struktur datanya mengikuti unsur wajib rekam medis rawat jalan dalam peraturan tersebut: identitas pasien, tanggal dan waktu, anamnesis, pemeriksaan fisik dan penunjang, diagnosis, rencana penatalaksanaan, dan pengobatan — dicatat dalam format SOAP terstruktur dengan kode ICD. Kewajiban interoperabilitas dengan SATUSEHAT masih dalam tahap penyiapan; status jujurnya tertulis di bagian Status & Roadmap di atas, bukan disembunyikan.

Poli apa saja yang didukung?

Lima poli yang berjalan saat ini: Poli Umum, Poli Penyakit Dalam, Poli Bedah, Poli Gigi & Mulut, serta Poli Gizi & Spesialis. Setiap poli punya antriannya sendiri dan bisa dilayani dokter berbeda pada jadwal yang berbeda.

Bagaimana alur pasien BPJS ditangani?

Jenis penjamin dipilih saat registrasi — umum atau BPJS — dan tercatat mengikuti pasien sampai invoice, sehingga laporan dapat memisahkan kunjungan dan pendapatan menurut penjamin. Penagihan kolektif terstruktur ke BPJS masih dalam roadmap; saat ini invoice BPJS diterbitkan per kunjungan seperti invoice lainnya.

Apakah dokter bisa menyelesaikan catatan setelah pasien pulang?

Bisa. Pemeriksaan disimpan sebagai draft selama belum difinalkan, dan riwayat kunjungan, diagnosa, serta obat pasien tetap dapat dibuka dari profil pasien. Setelah difinalkan, catatan terkunci sebagai dokumen kunjungan dan setiap aktivitas atasnya masuk jejak audit.

Surat apa saja yang bisa diterbitkan?

Tiga dokumen resmi yang berjalan saat ini: Surat Keterangan Sakit (dengan jumlah hari istirahat), Surat Keterangan Berbadan Sehat, dan Surat Rujukan — semuanya terisi otomatis dari data kunjungan pasien dan siap dicetak dari aplikasi.

Kalau klinik ingin berhenti memakai sistem ini, bagaimana data pasiennya?

Data dapat diunduh sebagai file backup JSON dari menu Pengaturan kapan saja, tanpa perlu menghubungi siapa pun. Data pasien adalah milik faskes — sistem tidak menahannya.

Coba alurnya sendiri. Sepuluh menit cukup untuk menilai.

Demo aplikasi berjalan penuh: daftarkan pasien contoh, panggil antriannya, isi pemeriksaan, dan lihat invoice-nya terbentuk di kasir. Tidak perlu kartu kredit, tidak perlu presentasi penjualan.